LAZIS TASYRIF - Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah dan Wakaf (ZISWAF) Semarang: HASANAH
Showing posts with label HASANAH. Show all posts
Showing posts with label HASANAH. Show all posts

AL QUR'AN DAN BULAN SUCI RAMADAN

Tasyrif, Lazis Tasyrif Semarang,  Lazis Semarang,  Lembaga ZIS Semarang,  Sedekah online,  Zakat online,  lazis jateng,  pengertian lazis, program lazis, Sedekah, zakat,  infaq, wakaf, santunan yatim ,  dhu’afa ,  sosial ,  baksos,
Bulan suci Ramadan adalah bulan untuk Al Qur'an, sebagaimana Ia adalah bulan untuk berpuasa.

Al Qur'an begitu penting dan berharga hingga meninggikan nilai dari apa saja yang terkait dengannya. Al Qur'an telah meninggikan nilai ruang dan waktu, kertas yang di tulis isinya dan tinta yang digunakan untuk menulisnya menjadi berharga. Al Qur'an telah memuliakan mereka yang membaca dan mendengarkannya.

Lailatul Qadar dan bulan Ramadan, bulan diturunkannya Al Qur'an, mendapatkan kemuliaan dari Al Qur'an. Berkaitan dengan Al Qur'an, tidak diragukan lagi bahwa bulan Ramadan adalah saat yang paling istimewa.

Pembacaan Al Qur'an adalah dua hal yang berkaitan sangat erat. Alasan bagi peningkatan jumlah shalat selama bulan Ramadan adalah agar kita membaca Al Qur'an.

Bulan Suci Ramadan adalah bulan untuk Al Qur'an, sebagaimana adalah bulan untuk berpuasa. Turunnya Al Qur'an berawal dan berakhir pada bulan Ramadan.

Selain beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir, sepanjang bulan Ramadan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga bertadarus Al Qur'an hingga khatam bersama Malaikat Jibril.

Abu Hurairah meriwayatkan i'tikaf dan pembacaan Al Qur'an oleh Nabi sebagai berikut: “Malaikat Jibril biasa mengulangi pembacaan Al Qur'an bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Sekali setahun, Ia mengulanginya dua kali pada tahun ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam biasa menjalankan shalat dalam i'tikaf selama sepuluh hari setiap tahun, dan pada tahun ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat, beliau salat dalam i'tikaf selama dua puluh hari” (Bukhari, Fada'il Qur'an, 7).

Al Qur'an akan melunakkan hati orang yang membacanya dan meningkatkan kasih sayang mereka terhadap sesama. Ini juga merupakan manfaat berzakat kepada fakir miskin selama bulan Ramadan.

Membaca Al Qur'an bersama Jibril, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sangat bermurah hati dan akan memberikan apa saja yang diminta kepada beliau.

Ibnu Abbas menggambarkan keadaannya sebagai berikut:
“Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah orang yang paling murah hati di antara seluruh umat manusia. Beliau bahkan lebih murah hati lagi ketika bertemu Jibril pada bulan Ramadan. Pada setiap malam sepanjang bulan Ramadan, Setiap malam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al Qur'an kepada beliau. Dalam hal perbuatan baik Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lebih murah hati daripada angin yang diberkahi” (Bukhari, Sawn, 7).

Semoga kita diberikan kenikmatan sehat untuk rutin membaca Al Qur'an setiap hari. Serta diberi nikmat untuk bisa berjumpa dan tadarus Al Qur'an di bulan Ramadan nanti. Amin.

Zubeyr Tekin

KEMULIAAN AL QUR'AN

KEMULIAAN AL QUR'AN, Lazis Tasyrif Semarang,  Lazis Semarang,  Lembaga ZIS Semarang,  Sedekah online,  Zakat online,  lazis jateng,  pengertian lazis, program lazis, Sedekah, zakat,  infaq, wakaf, santunan yatim ,  dhu’afa ,  sosial ,  baksos
Agar dapat menggambarkan dan memahami arti Al Qur'an, kita harus dapat mengenali sifat-sifat utamanya. Al Qur'an adalah kalimat Allah, sang pencipta semesta alam dan segala makhluk. Al Qur'an adalah perwujudan tertinggi dari Asmaul Husna. 

Al Qur'an tidak diturunkan untuk suatu zaman atau bangsa tertentu. Kekayaan isinya, ketegasan, keputusannya dan kesungguhan serta keharmonisan gayanya, menunjukkan bahwa Al Qur'an merupakan kata-kata Allah yang ditunjukkan untuk semua manusia.

Nilai dan pentingnya Al Qur'an dapat dipahami dengan lebih baik melalui hadits berikut: "Mengenai kehadiran Allah tidak ada kalimat yang lebih berharga daripada Al Qur'an" (Darimi, Fada'il Qur'an, 5)

Dalam hadits lain, "Keutamaan kalimat Allah atas kalimat lain adalah seperti keutamaan Allah atas ciptaanNya" (Tirmidhi, Fada'il Qur'an, 25). Nilai Alquran benar-benar ditegaskan.

Sifat utama lain dari Al Qur'an adalah kenyataan bahwa Al Qur'an akan menjadi pembela bagi manusia di hari penghakiman. Al Qur'an pembela yang tidak satupun permintaannya akan ditolak.

Pada hari penghakiman itu, Al Qur'an akan melindungi mereka yang membaca dan mempelajarinya. Al Qur'an akan membela dan membantu mereka mendapatkan surga yang abadi.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyarankan kita untuk membaca Al Qur'an dalam hadits berikut, “Bacalah Al Qur'an! Iya akan menjadi pembela yang hebat di hari kiamat nanti”. Hadits itu menerangkan kepada kita bagaimana Al Qur'an akan melakukan pembelaan.

“Pada hari kiamat, Al Qur'an akan berbicara (bagi mereka yang membacanya), 'Ya Tuhan, iya dengan kemuliaan. Dan orang itu pun akan dihiasi dengan kemuliaan. Kemudian ia  berkata lagi, 'Ya Tuhan, Ia pakaian kemuliaan. 'Dan orang itu pun akan diberi pakaian kemudian. Ia akan diberikan mahkota dengan mahkota kemuliaan” (Tirmidhi, Fada'il Qur'an, 8)

Al Qur'an adalah kata-kata Allah. Bahkan, satu huruf saja dari Al Qur'an lebih berharga dibandingkan apapun didunia ini. Nilai Al Qur'an tidak boleh dikecilkan dengan menggunakannya untuk tujuan rendah.

Membaca Al Qur'an demi mendapatkan pahala duniawi sangatlah berbahaya, apalagi menggunakannya untuk mendoktrin orang lain mengenai pendapat atau ide seseorang.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memberitahu kita bahwa orang semacam itu akan muncul suatu saat nanti: “Barang siapa membaca Al Qur'an, ia harus meminta izin kepada Allah. Suatu haari nanti akan ada orang yang membaca Al Qur'an dan menggunakannya sebagai alat untuk mencapai tujuan duniawi mereka” (Tirmidhi, Fada'il Qur'an, 19) 

Dalam hadits itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyatakan ketidakestujuan beliau terhadap seseorang yang meminta bayaran atas pembacaan Al Qur'an dan penyalahgunaannya untuk memperoleh keuntungan duniawi.

Zubeyr Tekin
Photo by alazharquranteaching

APA ITU AL QUR'AN?

Al Qur'an, Lazis Tasyrif Semarang,  Lazis Semarang,  Lembaga ZIS Semarang,  Sedekah online,  Zakat online,  lazis jateng,  pengertian lazis, program lazis, Sedekah, zakat,  infaq, wakaf, santunan yatim ,  dhu’afa ,  sosial ,  baksos
Al Qur'an adalah wahyu yang menjelaskan kekayaan spiritual Allah yang dapat dilihat di bumi dan di langit, memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang tidak diketahui.

Al Qur'an adalah matahari landasan dan rencana Islam serta terjemahan Abadi jagat raya. Al Qur'an adalah kitab Agung dan suci yang dikirimkan Allah kepada kita untuk memenuhi segala kebutuhan kita baik fisik maupun rohani. Asmaul Husna beserta singgasananya adalah sumber Al Qur'an. Ketika kita mengatakan kata-kata Allah yang kita maksudkan adalah Al Qur'an.

Melalui Al Qur'an lah Sang Pencipta langit dan bumi berbicara kepada kita, firman Sang Pencipta jagat raya, kata-kata Allah, Tuhan segala makhluk ciptaan. Al Qur'an adalah kitab yang berisi peraturan-peraturan suci, kitab yang berisi pesan-pesan luar biasa yang sebanding dengan nilai manusia.

Al Qur'an adalah mukjizat yang mengandung inti segala ilmu pengetahuan kitab yang keajaibannya tidak pernah lekang oleh waktu. Al Qur'an mencakup berbagai ketentuan agama serta ilmu pengetahuan yang berharga dan mengajari kita bagaimana serta apa yang harus kita ucapkan ketika kita berdoa.

Induk Segala Kitab

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berbicara mengenai Al Qur'an. "Ia adalah harta yang membuat seseorang tidak memerlukan apa-apa lagi selain darinya" (Majma' Al Zawa'id,7,158).

Dalam hadits itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyatakan bahwa Al Qur'an mencakup segala ilmu pengetahuan kepada semua manusia dan menawarkan jalan keluar atas segala masalah.

Al Qur'an adalah segala sumber kehidupan jiwa dasar moralitas dan inti semua doa. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, bersabda, "Yakinlah bahwa Al Qur'an adalah yang dihidangkan oleh Allah" (Darimi, Fada'il Al Qur'an, 1).

Dalam perjamuan itu dihidangkanlah segala jenis makanan, kudapan dan kembang gula. Meskipun masing-masing makanan mungkin memiliki rasa dan struktur yang berbeda. Semua orang dapat menemukan apa yang mereka sukai dalam perjamuan itu.

Ketika mengatakan, "Orang yang datang ke perjamuan itu tidak akan takut kelaparan" Abdullah Bin Mas'ud merujuk pada kenyataan bahwa Al Qur'an dengan kekayaan isinya berisi penyelesaian bagi semua permasalahan.

Karena Al Qur'an merupakan sumber segala informasi dan ilmu pengetahuan yang dijunjung tinggi muslim dikatakan bahwa Islam adalah peradaban berdasarkan Al Qur'an.

Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam telah memperkenalkan dan mengajarkan kitab suci ini kepada kita kata-kata beliau merupakan pernyataan terbaik yang dapat menjelaskan isi Al Qur'an.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda: 
"Al Qur'an adalah kitab yang mencakup berita dari masa lalu kaum kaum yang ada sebelum kamu fitnah peristiwa penghasutan serta perseturuan internal energi dan penghancuran yang akan menimpa kalian hingga datangnya hari kiamat serta ketentuan mengenai keadaan yang terjadi diantara kalian.

Ia adalah satu-satunya timbangan yang dapat membedakan kebenaran dan kebatilan. Di dalamnya adalah sungguh-sungguh. Barangsiapa meninggalkannya karena takut kepada Penguasa dan berhenti mengamalkannya Apa yang diperintahkan dalam Al Qur'an akan dilaknat oleh Allah.

Mencari petunjuk ke tempat lain akan disesatkan. Al Qur'an adalah suatu pengingat yang penuh dengan kebijaksanaan dan suatu jalan yang menuntun kepada kebenaran.

Selamatkan mereka yang mempelajarinya dari kesesatan karena mendapatkan berbagai godaan memelihara lisan (ucapan, perkataan) mereka yang membacanya dari ketidakjelasan.

Para pemikir tidak akan pernah dapat memuaskan dahaga mereka akan hal itu. Pengulangan yang ada di dalamnya tidak menjemukan orang yang membacanya ataupun mengurangi keindahannya. Keberadaannya yang tidak ada akhirnya. 

Al Qur'an adalah kitab yang dikaji mendengarnya mereka tidak akan bisa menahan diri untuk berkata:'Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur'an yang mengagumkan, yang memberikan petunjuk kepada jalan yang benar, beriman kepadanya' (72: 1 - 2).

Mempelajarinya akan mendapatkan pahala. Siapa memerintah berdasarkan padanya akan bertindak dengan adil. Siapa yang menghubunginya ia mengikuti jalan yang mengikutinya menuju jalan yang lurus. (Tirmidzi, Fada'il Al Qur'an 14).

Hadits itu berbicara mengenai berbagai sifat kitab suci Al Qur'an. Di dalamnya dijelaskan bahwa Al Qur'an merupakan pembeda antara kebenaran dan kebatilan, petunjuk allah paling kuat, heksana, jalan jalan menuju Allah.

Pembeda antara kebenaran dan kebatilan merupakan salah satu sifat Al Qur'an yang paling mendasar. Karena itu Al-Qur'an disebut juga Al Furqon: "Maha berkah Allah yang menemukan Al Qur'an kepada hambaNya supaya dia memberikan peringatan kepada semesta alam" (25: 1)

Dengan menyatakan bahwa Al Qur'an ditunjukkan untuk semesta alam, ayat itu menegaskan bahwa Al Furqon membedakan kebenaran dari kebatilan, mengatur kehidupan mereka yang memahami Islam, serta menunjukkan apa yang baik dan apa yang buruk.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits itu, Al Qur'an adalah petunjuk kuat yang dikirimkan Allah untuk membimbing mereka yang berpegang teguh padanya guna menuju jalan kebenaran. 

Al Qur'an mengandung kalimat-kalimat bijaksana dan merupakan pengingat yang bijaksana pula. Al Qur'an dengan Hikmah mutlaknya menyebutkan segala sesuatu sesuai dengan kebutuhan manusia. Kepada mereka yang beriman padanya.

Al Qur'an memberikan pengingat serta nasihat yang tepat dalam mengikuti jalan yang harus mereka tempuh dan kehidupan yang harus mereka jalani. Adalah jalan yang sesungguhnya.

Al Qur'an adalah petunjuk yang mencegah manusia berbuat kemungkaran, tidak hanya dalam hal-hal yang berkaitan dengan iman dan doa, melainkan juga dalam masalah-masalah sosial ekonomi dan administrasi.

Wallahu A'lam Bisshowab.

Zubeyr Tekin
Photo by Ashkan Forouzani on Unsplash

KONSULTASI HUBUNGI KAMI